Selasa, 21 Februari 2012

Gimana Sih Pacaran Yang "Sehat" Itu ?

Sebelumnya kan gua udah posting tentang gimana sih pacaran anak Tuhan itu?
Sekarang gua pengen share tentang pacaran yang "sehat". Sehat maksudnya bukan sehat fisik ! 
Gua share ini walaupun saat ini gua gak punya pacar alias single (bukan jomblo), Single = Prinsip, Jomblo= Nasib! Beda kan ? Hahaha :p



Oke, mari kita mulai ! :D

 

Yang namanya pacaran pasti ada efeknya dengan kehidupan kita, right? Bisa efeknya positif, bisa juga negatif. Namun, semua tergantung gimana kita menjalaninya.
Pacaran sih boleh aja, tapi harus mengerti batasannya. Pacaran “sehat” harus kita terapkan agar gak terkena akibatnya. Nah, gimana sih gaya pacaran yang bisa kita sebut dengan pacaran sehat?
  1. Sehat fisik
    Sehat secara fisik berarti "gak ada kekerasan dalam berpacaran". Biarpun cowok secara fisik emang lebih kuat, bukan berarti cowok dapat seenaknya menindas kaum cewek. (gua belain cewek nih) Haha.
  2. Sehat emosional
    Hubungan kita dengan orang lain bakakan terjalin dengan baik klo ada rasa nyaman, saling pengertian, n' juga keterbukaan. Kita gak hanya dituntut untuk mengenali emosi diri sendiri, tetapi juga emosi orang lain. Yang paling penting adalah gimana kita mengungkapkan dan mengendalikan emosi dengan baik.
  3. Sehat sosial
    Pacaran sebaiknya bersifat gak mengikat, maksud gua hubungan sosial dengan yang lain tetap harus dijaga n' kita gak selalu fokus hanya pada pacar saja.
  4. Sehat seksual
    Secara biologis, kita (remaja) mengalami perkembangan n; kematangan seks (dewasa nih, yang masih dibawah umur, ngerti baik-baik ya, jgn salah persepsi). Tanpa disadari, pacaran juga mempengaruhi kehidupan seksual seseorang. Kedekatan secara fisik bisa mendorong keinginan untuk lakuin kontak fisik yang lebih jauh. Jika hal itu diteruskan n' gak terkontrol, maka bisa menimbulkan hal-hal yang sangat berisiko.
Nah.. gimana agar pacaran kita sehat dan tetap awet? Di sini kita harus punya "prinsip". Artinya, segala sesuatu yang kita lakuin memiliki dasar n' tujuan yang jelas. Dalam berpacaran, mungkin aja kita menemukan perbedaan prinsip, khususnya tentang apa yang boleh n' yg gak boleh dilakukan. Hal itu adalah wajar, asalkan tetap saling menghargai. Setiap orang, khususnya kita, punya hak untuk bicara secara terbuka, termasuk mengungkapkan prinsipnya masing-masing.
Ngungkapin prinsip yang kita pegang akan berpengaruh pada penerimaan orang lain. Maksud n' keinginan kita akan sulit diterima dan dimengerti orang lain kalau kita gak tahu gimana mengomunikasikannya dengan baik. Intinya, kita juga harus ngerti ato memahami gimana cara berkomunikasi yang baik.

Ingat juga, saat kita lagi pacaran, kita gak cuman berdua, tapi BERTIGA ! siapa yang satunya lagi? itu Tuhan ! :)

Just it.. :D
@nixonryan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar